News Detail

Pembalap Asing Ramaikan Kejuaraan Downhill 2019 Seri 3 Ternadi Kudus

Pembalap Asing Ramaikan Kejuaraan Downhill 2019 Seri 3 Ternadi Kudus

Sejumlah pembalap asing dari beberapa negara ikut meramaikan kejuaraan 76 Indonesian Downhill 2019 seri 3 di Ternadi Bike Park, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Seri terakhir ini akan lebih seru karena lintasannya dengan karakteristik sangat curam dan banyak rintangan harus ditaklukkan para downhiller.

Pembalap asing yang tercatat melakukan registrasi pada Jumat (11/10) siang, berjumlah 14 pembalap yang berasal dari Hongkong dan Malaysia. Sedangkan total pembalap yang mengikuti kejuaraan mencapai 200-an pembalap.

"Mereka ada yang turun di kelas Men Elite, Men Youth, Women Elite, dan kelas Master," kata Race Director Pradana Sukarno Putra.

Dari 14 downhiller asal luar negeri tersebut, terbanyak dari Malaysia mencapai 11 pembalap, sedangkan dari Hongkong hanya tiga pembalap. Kehadiran downhiller asal luar negeri tersebut, tentunya semakin menarik karena akan menjadi ajang unjuk kemampuan antara pembalap lokal dengan pembalap luar negeri. Lintasan balap sepeda di Ternadi Bike Park memiliki panjang 2,2 kilometer dan terbilang cukup jauh ditambah dengan medan lintasan yang terdapat bebatuan alami.
     
Dibandingkan dengan lintasan balap sepeda pada seri sebelumnya, seperti lintasan balap sepeda di Wonogiri pada balap sepeda Indonesia Downhill seri sebelumnya tentu lebih panjang karena Wonogiri panjangnya hanya 1,6 kilometer. Selain itu, cuaca di Ternadi yang cukup panas juga sangat menantang bagi para peserta untuk menaklukkan lintasan. Rahadian, salah satu pembalap dari tim GOPAD mengakui lintasan balap di Ternadi Park memang sangat menantang, selain curam juga banyak bebatuan.

"Butuh tenaga ekstra dan harus pandai-pandai mengatur energi agar tidak cepat habis ketika mendekati finish," ujarnya.

Kejuaraan Downhill tahun sebelumnya, juga sempat membuat dirinya terjatuh dan mengalami patah tangan akibat terlalu semangat mengejar waktu terbaik serta banyaknya warga yang ikut memberikan semangat. Kegagalan tersebut, tidak membuat Rahadian yang turun di kelas Master ciut nyali untuk kembali menaklukkan lintasan Ternadi Bike Park.

Pembalap asing juga dianggap bukan pesaing terberat, jika melihat kualitasnya saat mereka menjajal trek pada latihan resmi yang digelar Jumat (11/10). Meskipun demikian, para pembalap yang akan bersaing dengan pembalap asing diingatkan tidak perlu khawatir karena yang terpenting fokus dan menjaga kebugaran tubuh agar bisa menaklukan lintasan dan meriah catatan waktu terbaik.