News Detail

Menuju Start IDH di 2020

Menapak dekade kedua abad 20, Indonesian Downhill (IDH) telah menjadi ruang bagi ratusan rider dari berbagai kota, bahkan negara, untuk berproses bersama, generasi ke generasi. Melalui kompetisi-kompetisi yang telah secara rutin terselenggara sejak 2012, IDH telah dan akan terus mendukung pembinaan pebalap sepeda Indonesia.

Seperti yang disampaikan CEO IDH, Parama Nugroho, “Sudah lebih dari satu dekade kita berkiprah di downhill (sejak UKDI). Dari zamannya Hoho (Sugiyanto Setyawan), Nur Warsito, Afrizal Brasco, Candra Purnamawan, Popo (Ario Sejati), Purnomo, Ditra (Pranata), terus sekarang ada Andi Yoga, Jambol (Abdul Hakim), Khoiful Mukhib, dan Rendy Varera Sanjaya. Kita akan tetap terus mendukung pembinaan balap sepeda di Indonesia, terutama downhill.”

Inovasi-inovasi pun setiap saat dilakukan oleh IDH untuk terus mendukung iklim kompetisi yang sehat dan menyenangkan bagi para riders.

Popo Ario Sejati, rider asal Jawa Timur yang telah berulangkali mewakili Indonesia di kompetisi tingkat regional dan internasional, mengungkapkan harapannya bagi IDH untuk tahun dan dekade baru ini kepada tim media IDH, “(Tahun 2019) track IDH semakin menantang. Harapan saya untuk IDH agar tracknya lebih extreme lagi, supaya atlet-atletnya bisa lebih berkembang.”

Hal serupa juga diutarakan oleh Afos Katana. “Yang saya harapkan adalah IDH lebih sukses lagi dengan memperbanyak lagi seri di 2020 dengan track-track baru.”

Rider peraih emas di SEA Games 2013 ini juga menambahkan bahwa ia harus lebih giat lagi dalam berlatih. Sebab kompetisi di tahun 2020 akan lebih menantang dengan hadirnya rider-rider baru di kelas Men Elite seperti juara overall Seri IDH 2019 yang juga peraih perak di SEA Games 2019, Andy Yoga.

Baik Afos maupun Popo sadar bahwa hadirnya rider-rider muda, selain regenerasi, adalah tanda bagi iklim kompetisi yang sehat. Para rider pun saling terpacu untuk bersaing menjadi yang terbaik, sekaligus bisa saling berbagi ilmu.

Selaras dengan itu, Parama pun berharap, “Semoga terus ada generasi baru, pembalap muda baru, yang berbakat (muncul) di 2020.”