News Detail

Cerita “Mukhib dan Baby” di Perebutan Juara Men Elite

Cerita “Mukhib dan Baby” di Perebutan Juara Men Elite

Wonogiri - Khoiful Mukhib, pebalap 76 Team yang juga peraih medali emas Asian Games 2018 memenangi ‘drama’ menegangkan kelas Men Elite 76 Indonesian Downhill 2019 Seri 1 Bukit Watu Cenik Wonogiri Jawa Tengah, Minggu (30/6/2019). Muncul cerita menarik di balik raihan juara Mukhib kali ini. 

Ratusan pasang mata penonton memadati finish area menatap big screen yang menyiarkan live streaming start pebalap hingga akhir. Mereka begitu penasaran menunggu pecahnya catatan rekor waktu seharian ini di track sepanjang 1580 meter Watu Cenik. 

Mukhib yang start di tiga terakhir secara mengejutkan mencatatkan waktu menakjubkan 2 menit 19 detik yang tak bisa dikejar Andy Prayoga serta Hildan Afozma Katana pemuncak seeding. Senyum simpul Mukhib pun kembali mengembang saat memastikan gelar juara perdana di tahun 2019 meski sebelumnya terlihat harap-harap cemas menyaksikan ketatnya persaingan. 

“Saya absen juara cukup lama setelah Asian Games, karena saya punya baby juga. Saya harus begadang bergantian dengan istri menjaga ‘Marcelo’, anak saya. Jadi memang kondisi badan sampai awal tahun 2019 ini kurang begitu baik,” kisah Mukhib. 

Namun begitu, setelah sang putra semakin besar dan tak lagi terjaga di tengah malam, Mukhib pun kembali bisa berkonsentrasi menjalankan aktivitas sebagai atlet downhill. “Mulai saya kejar lagi, Alhamdulillah berbuah hasil dapat juara lagi setelah cukup lama tidak juara. Saya latihan rutin, endurance, gym, teknik di track juga. Juara kali ini momen spesial bagi saya,” sambung pebalap kelahiran Jepara sembari tersenyum. 

Di sepanjang track, Mukhib sebenarnya mengalami kesulitan yang sama dengan pebalap lainnya di kelas Men Elite yang harus melewati track dengan karakter berubah karena cukup banyak dilibas peserta sebelumnya. Namun, strategi baru dilakukan dengan menahan diri dan menambah fokus diri. 

“Track tadi sudah berubah dibanding kemarin karena sudah terlebih dahulu dilewati pebalap lainnya. Saya hanya bisa berusaha fokus dan tidak melakukan kesalahan,” pungkas dia.