Ateng B-boy Buktikan Sebagai Raja Wet Race di 76 IDH 2018 Putaran 1
22 April 2018 21:58 WIB

Ateng B-boy Buktikan Sebagai Raja Wet Race di 76 IDH 2018 Putaran 1

Bantul, 22 April 2018 - Mulyadi a.k.a Ateng B-boy kembali membuktikan kemampuannya dalam melibas medan basah, bahkan sempat tergelincir dan terjatuh pun tetap membuat catatan waktunya tercepat di kelas Men Elite A pada Final Run 76 Indonesian Downhill 2018 Bukit Hijau Bikepark, Imogiri, Bantul - Daerah Istimewa Yogyakarta.



Memang beberapa bagian lintasan tidak basah seutuhnya karena karakter permukaan tanah yang mudah menyerap air. Hal tersebut tentu salah satu alasan para downhiller dari kelas paling bergengsi ini tidak melakukan pergantian ban. Alhasil, cukup banyak rider yang terjatuh atau hanya sekedar tergelincir.



"Sempat tergelincir membuat saya tidak terlalu optimis untuk bisa mengejar gelar juara, namun teriakan teman-teman yang menyemangati dan mengatakan banyak yang terjatuh sehingga jadi pede lagi," tutur Ateng. Gelar juara kedua maupun ketiga menjadi milik pebalap dari Spartan Racing Team, Yoga Nugraha dan Afrizal Brasco menjadi penguasa. Yoga Nugraha yang turun diurutan pertama dari 16 pebalap langsung mengunci 'Hot Seat' dengan waktu 2 menit 55, 936 detik.

Bahkan rekan satu timnya, Afrizal Brasco yang turun pada urutan keenam masih belum menggoyahkan dominasi Yoga Nugraha. Namun ketika Ateng B-boy sebagai pebalap tercepat kedua sesuai hasil Seeding Run memasuki garis finish, papan catatan waktu langsung berubah dan menunjukan waktu 2 menit 51, 681 detik. Dengan hasil ini, Ateng unggul mencapai 04,255 detik dari Yoga Nugraha. Dari hasil Intermediete pun, Ateng memang menjadi pebalap tercepat dengan waktu 1
menit 36,194 detik.

Sementara podium keempat direbut oleh Dedik Handika yang juga sempat tergelincir, bergabung dalam PVR Racing Team berhasil meraih waktu 3 menit 04,164 detik dan diikuti Dafit Iskandar (Lets Go Chicken-Newbee Rider-Electrohell) dengan waktu lebih lambat 14,903 detik dari sang penguasa kelas Men Elite A.
Dengan hasil ini, seluruh pebalap di kelas Men Elite A akan mendapatkan poin UCI C2 dan juga poin IDH. Poin tertinggi tentu berhak dimiliki oleh Mulyadi Ateng B-boy dalam 76 Indonesian Downhill 2018 Bukit Hijau Bikepark, Imogiri, Bantul - Daerah Istimewa Yogyakarta.

Related News

Loading...
Perburuan Tahta Overall Men Elite
25 Oct 2025
Perburuan Tahta Overall Men Elite
11:59 WIB
Loading...
Persaingan Sengit di Seeding Run 76 Indonesian Urban Downhill 2025 Seri 2 Semarang
05 Oct 2025
Persaingan Sengit di Seeding Run 76 Indonesian Urban Downhill 2025 Seri 2 Semarang
10:22 WIB
Loading...
76 IDH Urban 2025 Siap Gebrak Semarang dengan Tantangan Berkecepatan Tinggi di Tegalsari
26 Sep 2025
76 IDH Urban 2025 Siap Gebrak Semarang dengan Tantangan Berkecepatan Tinggi di Tegalsari
14:44 WIB
Loading...
Andy Prayoga Tercepat di Seeding Run 76 Indonesian Urban Downhill 2025 Pasuruan, Persaingan Ketat di Semua Kategori
13 Sep 2025
Andy Prayoga Tercepat di Seeding Run 76 Indonesian Urban Downhill 2025 Pasuruan, Persaingan Ketat di Semua Kategori
17:02 WIB