Tuan Rumah dan Ungkapan Terimakasihnya Untuk Indonesian Downhill

Redaksi - News

Tuan Rumah dan Ungkapan Terimakasihnya Untuk Indonesian Downhill
23 Aug 2015 15:11
720 Hits

Pekalongan, 23 Agustus 2015 (IDH) Pekalongan menjadi tuan rumah Indonesian Downhill 76 Kejurnas 2015 seri 3. Pedoc atau kependekan dari Pekalongan Downhill Community menjadi team tuan rumah dalam gelaran kali ini.

Didaulat menjadi tuan rumah menjadi sebuah kebanggan tak terkira dari komunitas yang mulai dibangun sejak 2010 lalu. Betapa tidak, dengan menjadi tuan rumah berarti komunitas sepeda di Pekalongan benar-benar mendapatkan tempat tersendiri di di antara komunitas lain di Indonesia.

Arif Afianto salah satu pendiri Pedoc kepada indonesiandownhill.com mengungkapkan luapan perasaan bangga bisa menjadi tuan rumah Indonesian Downhill 76 Kejurnas 2015 Seri 3. "Luar biasa sekali rasanya, kami sangat berterimakasih pada Indonesian Downhill 76 yang memilih kami menjadi tuan rumah, itu sebuah kebanggan tersendiri untuk kami," ungkapnya.

Cerita menarik pun sempat tersemat dari perbincangan indonesiandownhill.com dengan Arif yang juga ketua harian ISSI Kabupaten Pekalongan. "Jika memang tidak jadi tuan rumah kemarin, sepertinya sepeda teman-teman sudah dijual namun ternyata terlaksana dan kami sangat berterimakasih," ungkapnya lagi.

Di ajang yang dihelat di kebun karet milik PTPN IX ini, tim Pedoc menurunkan 21 rider yang kebanyakan mengikuti kelas hobi. "Semua anggota Pedoc  Pekalongan memang turun semua sebagai bentuk apresiasi kami," imbuhnya.

Satu ridernya yakni H Ali Wosly mampu meraih podium kedua di kelas Master C. "Kami memang baru belajar jadi tidak masalah ketika belum banyak berprestasi, namun kami terus belajar," ungkapnya lagi.

Misi Perkenalkan Downhill Di Pekalongan

Dengan diadakannya  event Indonesian Downhill 76 di Kajen Pekalongan ini tersemat harapan besar dari komunitas Pedoc akan perkembangan olahraga downhill. "Belakangan, masyarakat di wilayah Pekalongan bertanya-tanya mengapa banyak orang bawa sepeda ke arah gunung dan inilah jawabannya bahwa ada salah satu cabang bersepeda yakni downhill," tambah Arif.

Anggota Pedoc saat ini menurut dia terdiri dari banyak elemen masyarakat. "Ada yang bekerja di birokrat seperti dokter rumah sakit daerah, ada juga yang punya usaha, ya macam-macam kita selalu akomodasi tanpa membedakan," ungkapnya lagi.

Menurut dia, Pemda Pekalongan dan PTPN IX memiliki kontrobusi yang cukup signifikan dalam suksesnya gelaran Indonesian Downhill 76 Kejurnas seri 3 ini. "Kita boleh menggunakan lahan perkebunan PTPN IX dan bantuan dari Pemda merupakan bukti nyata dukungan pada kami, karena itulah rasa terimakasih selalu untuk pihak-pihak tersebut.

Potensi Track Kajen Tak Habis

Pedoc memilki sebuah aset yang tak banyak dimiliki oleh daerah lainnya, yakni potensi track yang cukup banyak. Terhitung ada lebih dari tiga potensi yang bisa dimanfaatkan di pegunungan Kajen ini.

"Kita sejak 2011 lalu sudah bangun track di kawasan dekat tack yang digunakan di seri tiga ini. Banyak hal yang bisa dieksplore di lokasi ini dan harapannya bisa dipertimbangkan lagi tahun depan," ungkapnya.

Selain potensi track yang ada, Pedoc merasakan bahwa mudahnya akses dan banyaknya penonton menjadi keunggulan di tahun-tahun sebelumnya. "Menurut kami memang akses cukup mudah dan penonton juga antusias, semoga bisa dipertimbangkan tahun depan," ungkapnya tersenyum.