“Truly Celeng Boy” Berpesta di Gajah Mungkur, Cerita Menarik di Lima Besar

Redaksi - News

“Truly Celeng Boy” Berpesta di Gajah Mungkur, Cerita Menarik di Lima Besar
15 Oct 2017 14:57
247 Hits

Wonogiri, 15 Oktober 2017 - Ian Cahya “Celeng Boy” tampaknya sedang dalam kondisi psikologis prima saat turun di final run Men Sport B 76 IDH URBAN 2017 Waduk Gajah Mungkur Wonogiri. Meski para pesaing yang start terdahulu mampu menorehkan catatan sangat baik, rider SelaSeli Syndicate ini mampu tampil lepas dan mengamankan podium pertama Men Sport B.



Catatan waktu luar biasa bahkan mampu ditorehkan Ian di track teknikal Gajah Mungkur kali ini. Tak main-main, 1 menit 11,978 detik pun tercatat di board finish area yang sekaligus jadi rekor untuk Men Sport B.

Satu lagi rider asal DIY, Faisal Arozi Ramadhani dari Jagger Bank Sleman berhasil finish di peringkat kedua kali ini. Seolah tak ingin kalah dari Ian, Faisal memacu kencang sepedanya hingga mencatat waktu 1 menit 14,943 detik yang menempatkannya berdiri di podium kedua.



Sementara Misbachul Huda dari Super Deaf Abadi Car Wash Trendhi.com yang sempat terjatuh usai section roller coaster masih berhasil kembali ke track dan mencatat waktu 1 menit 15,214 detik. Huda yang bergerak cepat usai kebablasan di section Roller Coaster nyatanya mampu mengoreksi banyak waktu dan berhak atas podium ketiga Men Sport B.

Pebalap yang sempat mengejutkan di seri 76 Indonesian Downhill 2017 Umbul Sidomukti beberapa waktu lalu, Halim Widiatmoko dari SelaSeli Syndicate kali in harus puas berdiri di podium keempat dengan catatan waktu 1 menit 15,869 detik. Satu drama menarik juga terjadi di kala Dayu Prakasandi dari Hopbit Racing melakukan final run.

Pebalap satu ini mengalami pecah ban dan harus finish dengan ban belakang bocor. Namun, mental kuat tampaknya jadi pembeda lantaran ia mampu mencatat waktu 1 menit 17,113 detik dan berada di podium kelima.