Ternyata Ini Rahasia Juara Pahraz Salman Alparisi

Redaksi - Profiles

Ternyata Ini Rahasia Juara Pahraz Salman Alparisi
20 Sep 2017 12:31
965 Hits

Ungaran, 20 September 2017 - Anak muda ini sering kali tampil mengagetkan di kejuaraan 76 Indonesian Downhill 2017 dengan catatan waktu luar biasa. Riding-style  yang seolah "tipis-tipis" ternyata berbanding terbalik dengan prestasi mumpuni di kelas Men Junior.

Ya, ialah Pahraz Salman Alparisi rider asli Sumedang Jawa Barat yang kini berbendera Patrol FJC Team. Pahraz, begitu ia akrab disapa terbukti mampu menyita perhatian mata pecinta downhill tanah air atas raihan prestasi di kelas Men Junior.



Titel juara nasional 2017 kelas Men Junior kini tersemat di diri rider kelahiran 22 Juli 2000 ini. Tak hanya itu, point overall tertinggi IDH pun masih menjadi milik putra pasangan Dedi Karmawan-Ai Sumiati.

Lalu apa rahasia Pahraz bisa berprestasi ciamik padahal baru resmi terjun di dunia downhilm tahun 2014 lalu? indonesiandownhill.com menyempatkan berbincang dengan Pahraz di sela persiapan menuju seri keempat 76 Indonesian Downhill 2017 Umbul Sidomukti Ungaran.

Awal mengenal sepeda dilewati Pahraz dengan memainkan nomor BMX dimulai saat berusia 6 tahun. Dari sinilah ia mendapat teknik bersepeda yang lantas diterapkan di downhill sejak tahun 2014.



"Kalau saya dibilang tipis-tipis riding tu rasanya biasa saja, malah saya merasa sama saja seperti yang lain. Mungkin perbedaan hanya di teknik pumping yang jadi andalan saya, dapat dari basic BMX juga," ungkap keponakan rider Agus Suherlan ini.

Secara khusus, Pahraz juga mengungkap bagaimana pentingnya peran setting sepeda saat berlomba melibas track menurun yang selama ini membuatnya meraih juara. "Kalau saya harus tepat setting suspensinya, beda track beda setting jadi sangat menentukan," ungkapnya lagi.

Kini, anak muda satu ini mengusung target juara di Umbul Sidomukti 23-24 September 2017. Terlebih, Pahraz ingin mencari semakin banyak gelar di seri nasional untuk mengganti kekecewaan tak dapat berangkat ke World Championshiop karena visa yang terlambat turun.

"Yang penting saya bakal latihan dulu untuk seri Umbul (Sidomukti), tapi harapan jelas bisa juara 1. Semoga nanti racenya baik dan harapan bisa terpenuhi," pungkasnya.