Tantangan Berubah Saat Lintasan Berlumpur

Redaksi - News

Tantangan Berubah Saat Lintasan Berlumpur
04 Sep 2016 11:44
929 Hits

Trenggalek - 4 September 2016, Hujan deras yang mengguyur kota Trenggalek membuat track 76 IDH URBAN 2016 di Hutan Kota Trenggalek menjadi basah dan berlumpur. Kondisi ini jauh berbeda dengan cuaca yang panas pada Seeding Run kemarin pada lintasan sepanjang 990 meter dengan elevasi 121 meter.


Akibat banyaknya genangan dan tanah yang menjadi empuk, para riders pun terpaksa mandi lumpur. Pembalap yang mencoba latihan pada pagi hari pun menjadi kotor seragam dan sepedanya. Terlebih pada section 6 dan 7 bahkan beberapa pembalap sempat tertahan karena lumpur yang cukup tebal.

 
Karena banyaknya tanah yang menempel pada ban dan gear sepeda, membuat downhillers kesulitan mengayuh sepedanya. Salah satunya adalah Harjan Hidayat rider dari kelas Master D yang sepedanya penuh tanah basah yang melekat. Di beberapa obstacles dia pun kesulitan akibat kondisi yang berubah.

"Kalau kayak gimana mau balapan," kata Harjan. Untuk menghadapi track yang berubah drastis kondisinya para riders pun harus melakukan penyesuaian. Di satu sisi kondisi cuaca yang mendung di Hutan Kota Trenggalek tidak membuat para pembalap terkuras tenaganya akibat kepanasan seperti pada Seeding Run
 
 
"Setting sepeda padahal sudah pakai untuk downhill, wah memang berat ini track-nya. Tinggal berharap habis ini terang terus jadi track kering lagi," ungkap salah satu rider Wawan Eko Sulistyo.
 
Semoga saja pertandingan semakin seru.