Taklukkan Tanjakan Dengan Tips Berikut Part 2

Redaksi - Tips And Tricks

Taklukkan Tanjakan Dengan Tips Berikut Part 2
21 Dec 2018 21:29
95 Hits

Evans Cycles

Bisa dibilang jika pencapaian tertinggi bagi pesepeda adalah mampu menaklukkan tanjakan yang paling terjal. Perhitungannya adalah ketika Anda bersepeda menaiki tanjakan, secara tidak langsung Anda juga bergerak secara vertikal. Jarak vertikal tersebut dihitung dalam hitungan persen. Semakin tinggi persentasenya, tanjakan akan semakin curam.

Hingga saat ini, rekor tanjakan tercuram dipegang oleh jalanan di Canton Avenue di Pittsburgh, Pennsylvania, yang memegang rekor 37 persen – dan pastinya merupakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi para rider jika berhasil menaklukkannya.

Bahkan level tanjakan yang memiliki persentase sebesar 10-15 persen saja terbukti masih masuk dalam kategori “menantang” bagi para rider. Tak hanya tenaga atau kekuatan yang dibutuhkan untuk menaklukkan tanjakan, namun juga posisi yang tepat. Berikut tips untuk menaklukkan tanjakan yang bisa Anda coba.

Tidak memaksakan diri

Kehabisan nafas sudah tentu akan Anda alami untuk dapat menaklukkan trek menanjak, tetap jangan sampai Anda terlalu memaksakan diri. Hal tersebut pasti akan membuat detak jantung Anda semakin meningkat, hingga kaki Anda mulai lemas dan akibatnya jadi lunglai. Selalu jaga kemampuan fisik Anda di tingkatan di mana nafas Anda terkontrol dan memiliki ritme.

Posisikan tubuh untuk condong ke depan

Saat tanjakan terasa semakin menanjak, salurkan tenaga Anda pada roda sepeda dengan posisi badan condong ke depan mengarah ke handlebar. Hal tersebut akan mencegah roda depan kehilangan daya tarik saat mengayuh.

Posisi berdiri

Ketika Anda hendak mencapai puncak tanjakkan, posisikan tubuh Anda dalam posisi berdiri dan gunakan berat badan untuk membantu kayuhan Anda. Jangan lupa untuk mengganti gigi ke gir yang lebih berat sebelum Anda berdiri, untuk menjaga momentum.

Jagalah berat Anda di tengah di atas bottom bracket, sementara posisikan pinggul tepat di atas saddle untuk menjaga roda belakang tidak kehilangan traksinya. Saat mengayuh, secara perlahan tekanlah gagang ke masing-masing sisi, hingga saat Anda melaju, sepeda akan terlihat bergoyang ke kiri dan ke kanan.

Tetapi posisi berdiri seperti ini menggunakan sekitar 10 persen energi lebih banyak sehingga detak jantung juga akan meningkat sama banyaknya. Oleh karena itu, posisi berdiri seperti ini bisa Anda gunakan saat membutuhkan tenaga ekstra untuk mencapai puncak.