Taklukkan Tanjakan Dengan Tips Berikut Part 1

Redaksi - Tips And Tricks

Taklukkan Tanjakan Dengan Tips Berikut Part 1
20 Dec 2018 20:06
89 Hits

Cycling Weekly

Bisa dibilang jika pencapaian tertinggi bagi pesepeda adalah mampu menaklukkan tanjakan yang paling terjal. Perhitungannya adalah ketika Anda bersepeda menaiki tanjakan, secara tidak langsung Anda juga bergerak secara vertikal. Jarak vertikal tersebut dihitung dalam hitungan persen. Semakin tinggi persentasenya, tanjakan akan semakin curam.

Hingga saat ini, rekor tanjakan tercuram dipegang oleh jalanan di Canton Avenue di Pittsburgh, Pennsylvania, yang memegang rekor 37 persen – dan pastinya merupakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi para rider jika berhasil menaklukkannya.

Bahkan level tanjakan yang memiliki persentase sebesar 10-15 persen saja terbukti masih masuk dalam kategori “menantang” bagi para rider. Tak hanya tenaga atau kekuatan yang dibutuhkan untuk menaklukkan tanjakan, namun juga posisi yang tepat. Berikut tips untuk menaklukkan tanjakan yang bisa Anda coba.

Rileks dan tidak tegang

Pastikan setiap tenaga yang dikeluarkan bisa tersalurkan dengan pas pada setiap kayuhan Anda, tidak terbuang untuk faktor atau hal lainnya. Rilekskan bahu, tangan, dan wajah Anda. Perlahan tekuk lengan hingga siku Anda berada di luar pinggul. Kemudian jaga posisi bahu Anda ke bawah namun tetap tegap sehingga dada Anda terbuka dan Anda memiliki ruang untuk bernapas.

Gunakan gear dengan tepat

Hampir setiap pesepeda gagal untuk mengganti gigi di waktu yang tepat. Kesalahan-kesalahan tersebut saat berada di trek menanjak beresiko memutuskan rantai sepeda Anda. Pindahkan gigi ke kondisi yang bisa mempermudah Anda untuk mengayuh dengan tepat dan nyaman sebelum Anda mengganti ke posisi gir yang lebih sulit. Setelah Anda merasakan tekanan pada kayuhan meningkat, silahkan ganti gigi lagi.

Pergunakan tumit Anda

Kaki merupakan teman sejati Anda saat berada di trek menanjak yang curam, karena kaki merupakan tempat berkumpulnya tenaga untuk dapat tetap mengayuh. Dengan menjaga kaki Anda tetap datar dan melakukan dorongan tenaga menggunakan tumit, Anda bisa memaksimalkan perpindahan tenaga dari betis dengan lebih optimal.

Atur posisi duduk yang tepat

Dengan tetap duduk di saddle, Anda bisa menghemat tenaga untuk menanjak, cara tersebut merupakan yang paling efisien. Tetapi bukan berarti Anda selalu berada pada satu posisi duduk selama menanjak. Secara berkala cobalah untuk memindahkan titik berat Anda ke depan dan belakang saddle untuk bisa menggunakan otot yang berbeda-beda.

Posisi duduk di saddle bagian belakang akan menyeimbangkan kinerja otot quadriceps dan hamstrings dan ikut mempekerjakan otot glutes. Sementara, duduk di bagian depan berarti Anda akan memberi tekanan pada otot quadriceps Anda.