Pahraz Tetap “Tipis-Tipis”, Rider Thailand Mengintai

Redaksi - News

Pahraz Tetap “Tipis-Tipis”, Rider Thailand Mengintai
23 Sep 2017 18:17
335 Hits

Semarang, 23 September 2017 - Bukan hal baru lagi pebalap di kelas Men Junior mampu tampil cepat dan sering mengejutkan dengan catatan waktu menarik. Satu pelaku yang paling sering mengagetkan adalah rider asal Sumedang, Pahraz Salman Aplarisi yang juga menyandang gelar juara nasional 2017 kelas Men Junior.

Gaya riding tipis-tipis dengan mengandalkan pumping di sepanjang track nyatanya terus dilakukan seperti saat sesi seeding run 76 Indonesian Downhill 2017 Umbul Sidomukti hari ini. Turun pertama nyatanya tak membuat Pahraz terbebani dan mampu mencatat waktu 2 menit 08,926 detik yang membuatnya berada di puncak seeding run.

Tapi di seri kali ini, tantangan berat agaknya datang dari pebalap luar negeri yang memang menorehkan waktu sangat baik. Boonyawat Pramote dari Looseriders Bali Bike Park Veetireco Thailand mencatat waktu 2 menit 10,264 detik dan membuatnya perada di peringkat kedua.

Pebalap yang padahal baru menginjakkan kaki di Indonesia beberapa hari lalu ini terlihat cukup menguasai medan lintasan dan tak kesulitan menyelesaikam racenya di sesi seeding. Pahraz tampaknya harus berhati-hati dan menyusun strategi untuk menjauhkan raihan waktu di final run esok.

Sedikit asa sebenarnya hadir dari Agung Prio Apriliano dari Spartan Racing Team yang mampu mencatat waktu 2 menit 12,098 detik. Jika The Kitty Boy ini bisa memperbaiki perolehan waktu di final run esok, dan tampil dengan kemampuan terbaiknya maka sangat mungkin menggeser dua rider yang ada di atasnya.

Di bawah Agung, ada Satria Nur Ismaya Putra dari Zero Two Two Bandung Syndicate dengan catatan waktu 2 menit 13,590 detik, sementara posisi kelima ditempati Muhammad Rizky Syahbani dari tim Privater yang mencatat waktu 2 menit 15,709 detik.