Muddy Race Bagus Budi Berjaya di Men Elite A

Redaksi - News

Muddy Race Bagus Budi Berjaya di Men Elite A
08 May 2016 22:43
737 Hits

Kajen, Pekalongan, 8 Mei 2016 - Lumpur mulai menahan laju seluruh pembalap dari kelas prestasi, termasuk kelas Men A dalam kejuaraan Elite  76 Indonesian Downhill 2016. Bahkan cukup banyak pembalap harus rela kehilangan waktu terbaik setelah tergelincir di beberapa obstacle.

Salah satu korban yang paling banyak terjatuh adalah rider Adrenaline World Racing Steven PMJ Wong. Steven yang pada seeding menempati peringkat kedua harus terlempar jauh ke peringkat 13 karena terjatuh hingga empat kali di sepanjang track downhill PTPN IX Kajen.



Keadaan ini tentu membuat komposisi pembalap dari hasil Seeding Run berubah drastis. Dan banyak yang beranggapan dengan penggantian ban dapat memaksimalkan traksi dan meminimalkan sliding. Tapi ternyata pendapat tersebut tidak sepenuhnya benar.

Terbukti dengan kemenangan Bagus Budi Setyawan aka Kenthus dari A Class Factory Racing Team. Kenthus tampil smooth tanpa banyak koreksi dan mampu mencatat waktu 3 menit 05,294 detik dan tak mampu dikejar riders lainnya.



"Selain setting suspensi, saya hanya menggunakan ban karakter basah pada bagian depan. Sedangkan ban belakang saya tetap pakai ban kering agar tetap mendapatkan traksi sehingga dapat melakukan pedalling yang saya butuhkan."Ungkap Bagus Budi Setyawan.

Memang sedikit faktor keberuntungan menjadi pembantu dalam meraih kemenangan tapi tanpa adanya kemampuan mumpuni tentu gelar juara akan sulit diraih. Terlepas dari itu semua, Bagus Budi tetap mensyukuri kemenangan ini dan berharap dapat kembali meraih gelar juara. "Semoga saya bisa kembali meraih juara di medan yang kering karena jujur saya kurang suka dengan medan berlumpur. Dan saya ingin menang dengan banyak pesaing yang saat ini sedang absen." Tambah pembalap yang akrab di panggil Kenthus ini



Sementara pemuncak seeding run dan juara tahun 2015 di track ini, Muhammad Abdul Hakim aka Jambol harus puas berada di podium kedua dengan catatan waktu 3 menit 05,396 detik. Abdul Hakim yang kali ini menggunakan ban intermediate pada roda depan dan belakang plus settingan suspensi hanya kalah 0, 102 detik dari Kenthus.

Tempat ketiga menjadi milik Dimas Pamungkas aka Ambon dari Kurnia Bike Batam dengan catatan waktu 3 menit 08,557 detik. Peringkat empat sendiri ditempati oleh Ismail Nurdin dari Alghoz Team dengan catatan waktu 3 menit 11,165 detik.

Sedangkan podium terakhir di Elite A menjadi hak dari Dafit Keclok Iskandar dari NBR Go Chicken ISSI Bantul dengan catatan waktu 3 menit 12,243 detik.