Menyiasati Lintasan DownMall

Redaksi - Tips And Tricks

Menyiasati Lintasan DownMall
13 May 2015 1:47
1857 Hits

Lain ladang - lain ilalang, ungkapan tersebut sangat tepat untuk menggambarkan perbedaan antara downhill dan downmall. Medan yang relatif licin dari lintasan downhill sangatlah berbeda dengan lintasan downmall yang cenderung memiliki permukaan yang keras di dalam pertokoan. Tentu banyak hal yang harus diperhatikan sebelum mengikuti kejuaraan downmall.

Hal tersebut juga menjadi perhatian Yavento Ditra Pranata, rider yang sempat menyabet Juara Pertama Kejuaraan Indonesian Downmall pada seri 2 di Yogyakarta dan Juara Ketiga pada seri 4 di Bandung.

Bagi Ditra, memilih ban yang digunakan merupakan salah satu faktor untuk dapat meningkatkan kecepatan. Begitu pula dengan tekanan udara pada ban tersebut.

“Untuk ban, usahakan menggunakan yang memiliki knob lebih banyak dengan kompon lunak. Agar memperoleh grip atau traction yang baik, tekanan ban sedikit lebih rendah dari saat melibas track downhill”, ujar Yavento Ditra Pranata.

Sedangkan untuk urusan suspensi, tentu harus disesuaikan dengan kondisi lintasan di dalam pertokoan. Semakin banyak drop atau obstacles sejenis maka ada trik tersendiri dalam mengatur suspensi.


“Suspensi diatur agar sedikit lebih keras jika lintasan downmall lebih banyak drop yang tinggi. Tujuannya agar suspensi tidak bekerja terlalu maksimal atau mentok,” sambung Ditra.

Lain lagi cara untuk mengatasi sempitnya lintasan yang terkadang harus melalui tangga darurat atau area pertokoan. Ditra lebih memilih menggunakan handlebar dengan panjang berkisar 740 – 750 mm agar lebih memudahkan handling.

“Selain handlebar yang sedikit lebih pendek dapat bermanuver di lintasan yang sempit, tarikan sepeda juga lebih enak,” tambahnya.

Namun, semua tergantung dari kebiasaan dari setiap rider yang memiliki caranya sendiri untuk mendapatkan hasil yang maksimal.