Menjelang Tutup Tahun, Apa Kesan & Pesanmu Untuk IDH

Redaksi - News

Menjelang Tutup Tahun, Apa Kesan & Pesanmu Untuk IDH
21 Dec 2016 10:59
597 Hits

Yogyakarta, 21 Desember 2016. Gelaran seri 76 IDH URBAN 2016 dan 76 Indonesian Downhill 2016 sudah berakhir pada bulan November kemarin, dengan total 10 seri premium yang penuh dengan kompetisi sengit menyisakan kesan tersendiri bagi riders.

Menjelang tutup tahun 2016 ini, kira-kira apa sih kesan-kesan riders yang ikut berlomba dalam kejuaraan balap sepeda extreme downhill IDH ini? Yuk kita simak selengkapnya:

“Kesannya IDH tahun 2016 sangat bagus, 2 kali UCI-Approved sangat bagus bagi para riders untuk menambah poin di ranking UCI. Juga karena semakin dibenahi dan diganti track, jalur serta obstaclenya”, ungkap Nining Purwaningsih, riders cantik yang berlaga di kelas Women Elite mengenai kejuaraan yang di selenggarakan Indonesian Downhill di tahun 2016 ini.

Menjadi salah satu riders perempuan membawa konsekuensi tersendiri bagi Nining Porwaningsih, yang mungkin dianggap sepele namun sulitnya fasilitas toilet menjadi salah satu hal yang menurutnya harus diperbaiki pada penyelenggaraan Indonesian Downhill 2017 mendatang.

“Semoga di tahun 2017IDH lebih memperhatikan soal toilet buat yang perempuan, soalnya kan perempuan beda dengan laki-laki”, sambung riders yang meraih podium kedua di seri pamungkas 76 Indonesian Downhill 2016 Ternadi Kudus ini.

Senada dengan Nining Purwaningsih, juara umum kelas Men Junior Rendy Varera Sanjaya juga mengaku sangat senang dengan kejuaraan yang di gelar oleh Indonesian Downhill di sepanjang 2016.

“Sangat senang karena bisa jadi juara umum dikelas Men Junior, tetapi bukan berarti saya puas dengan hasil kemarin, karena hasil kemarin menjadi PR berat buat saya ke depannya”, ungkapnya kepada indonesiandownhill.com.

Riders asal Kediri, Jawa Timur ini juga berharap track pada kejuaraan Indonesian Downhill 2017 lebih bervariasi supaya atlit downhill Indonesia lebih kompetitif saat mengikuti kejuaraan di luar negeri. “Untuk IDH, buat tahun 2017, bikin track yang curam, banyak obstacles yang lebih garang, lebih technical tapi masih bisa hight speed, biar atlit-atlit Indonesia gak kaget kalau dikirim ke luar negeri”, imbuhnya.

 

Nah, menurut kamu sendiri bagaimana nih kesan-kesannya mengikuti kejuaraan Indonesian Downhill 2016?