Mengenal Lebih Dekat XTR, Bangun Klemuk Hingga Lahirkan Pro Rider

Redaksi - Profiles

Mengenal Lebih Dekat XTR, Bangun Klemuk Hingga Lahirkan Pro Rider
06 Jan 2017 16:37
1457 Hits

Malang, 6 Januari 2017 (IDH). Klemuk, Batu Jawa Timur menjadi salah satu downhill tracks paling disukai downhill riders Indonesia bahkan Asia Tenggara. Namun, mungkin belum banyak yang tahu siapa-siapa saja inisiator pembangunan track dengan standar UCI ini.

Ternyata aktor-aktor di balik pembuatan track tersebut adalah pecinta olahraga extreme asal Malang, Jawa Timur yang kemudian dikenal dengan XTR (Extreme Riders). Komunitas inilah yang kemudian juga menjadi salah satu cikal bakal lahirnya atlet-atlet downhill asal Malang yang awalnya tak tahu harus memulai dari mana.



Rudhanton Sidharta kepada indonesiandownhill menceritakan XTR terbentuk tahun 2005 di mana saat itu belum ada komunitas untuk penghobi downhill di Malang. "Baru ada club untuk atlet pro saja saat itu, jadi bersama teman-teman penghobi kami bentuk XTR yang merupakan singkatan Extreme Riders," ungkapnya.



Tak disangka, komunitas tersebut tumbuh hingga di tahun 2006 mereka bekerjasama dengan Perhutani membuka track di Bukit Klemuk, Batu. "Sampai saat ini Klemuk lah home base kita," imbuh pria yang kesehariannya bekerja sebagai dokter gigi ini.



Sejarah panjang tim ini ternyata tak berhenti di situ saja karena pada 2008 XTR menjadi salah satu inisiator lahirnya Unifikasi Komunitas Downhill Indonesia (UKDI) yang kemudian bertransformasi menjadi Indonesian Downhill (IDH). "Dari 2008 itu sampai terakhir IDH 2016 kemarin XTR tidak pernah absen, selalu ikut partisipasi," ungkapnya lagi.



Beberapa riders yang akhirnya naik kelas ke level pro sempat menjadi bagian penting dari tim satu ini. Nama-nama seperti Hildan Afozma Katana, Chrisdian Mardianto "Killim", Agung Fambudi hingga Tri Kurniasari sempat merasakan ber-jersey XTR dan semakin meroket hingga kini.



Di IDH 2016 lalu, prestasi XTR terhitung mumpuni dengan menempatkan Rendy Varera Sanjaya sebagai juara overall Men Junior serta Della Tri Pamungkas sebagai peringkat kedua Women Elite. "Target kami bisa berprestasi lebih di IDH 2017 nanti, semoga riders kami bisa tampil lebih baik," ungkap Rudhanton mengakhiri percakapan.