Keriting Tangan di Master D, Teknik Tinggi Yakuza “KO” Pesaing Lain

Redaksi - News

Keriting Tangan di Master D, Teknik Tinggi Yakuza “KO” Pesaing Lain
15 Oct 2017 13:13
275 Hits

Wonogiri, 15 Oktober 2017 - Keriting tangan di 700 meter track. Itulah mungkin yang cocok menggambarkan final run 76 IDH URBAN 2017 Waduk Gajah Mungkur Wonogiri Jawa Tengah hari ini.

Betapa tidak meski cukup pendek, namun track Waduk Gajah Mungkur sukses membuat para pebalap senior Master D kesulitan menaklukkan untuk mencari waktu terbaik. Para pebalap dibuat lelah melakukan handling sepeda untuk memastikan tetap berada di jalur tepat mendapatkan waktu terbaik.

Di final run hari ini, satu sosok cemerlang pun muncul yakni Fransiscus Abraham Yakuza dari We Are Independent yang terlihat paling mulus melakukan final run. Catatan waktu 1 menit 19,439 detik pun menempatkan rider satu ini di podium pertama kelas Master D.

Catatan waktu Yakuza hanya bisa dipepet Takin Bowil Mutakin dari Yeti Tribe Indonesia Racing Team yang sempat terjatuh di track. Takin Bowil mencatat waktu 1 menit 20,551 detik yang sedikit lebih cepat dari Edi Haryono Simoncelli dari Pusaka HTJRT DH Team dengan waktu 1 menit 20,739 detik dan menempati podium ketiga.

Sementara langganan juara, Noliex Suwarno dari Spartan Racing Team harus puas berada di peringkat keempat dengan raihan waktu 1 menit 23,784 detik. Noliex terpaksa merelakan podium teratas lantaran sempat terjatuh hingga dua kali di track karya Herry Lempenk Susanto ini.

Satu podium terakhir menjadi milik Harjan Hidayat Doedoet dari A Class Factory Racing yang mencatat waktu 1 menit 25,511 detik. Pak Doedoet yang merupakan salah satu rider kawakan IDH ini setidaknya mampu memperbaiki catatan waktu dan berdiri di podium.