Kembalinya “Pumping Boy” Pahraz, NKRI Harga Mati di Men Junior

Redaksi - News

Kembalinya “Pumping Boy” Pahraz, NKRI Harga Mati di Men Junior
05 Nov 2017 23:01
1178 Hits

Batu, 5 November 2017 - Final run yang sangat “gila” terjadi di kelas Men Junior 76 Indonesian Downhill 2017 Seri 5 Bukit Klemuk Batu Jawa Timur, Minggu (5/11/2017). Suguhan perlombaan berkelas dipertontonkan 14 pebalap muda yang turun di kelas tersebut.

Tontonan berkelas kali ini diawali dengan comeback Pahraz Salman Alparisi dari Patrol Mountain FJC Team yang sempat mengalami big crash dan terlempar dari lima besar seeding run kemarin. Kejutan Pahraz dimulai setelah intermediet pertama di mana ia lagi-lagi memilih jalur tak biasa yang membuat penonton tercengang.

Terbukti skill mumpuni The Pumping Boy ini mampu membawanya mencatat waktu luar biasa yakni 1 menit 57,883 detik. Luar biasanya lagi, waktu tersebut tak bisa dikejar hingga pebalap terakhir dinyatakan finish.

Catatan luar biasa Pahraz di bawah dua menit hanya mampu didekati Rendy Varera Sanjaya dari XTR yang duduk di peringkat kedua dengan waktu 2 menit 01,817 detik. Sementara pemuncak seeding, M Rizky Syahbani “Boki” rider Privater kali ini harus puas berada di podium ketiga dengan catatan waktu 2 menit 02,542 detik sekaligus menegaskan dominasi rider Indonesia di tiga besar.

Satu pebalap asing asal Thailand, Boonyawat Pramote dari Looseriders Veetireco yang di seeding berada di posisi keempat ternyata hanya mampu bertahan di posisi yang sama untuk mendapa podium keempat. Catatan waktu 2 menit 03,583 detik tak cukup mengangkat prestasinya untuk lebih tinggi di seri terakhir IDH 2017 ini.

Satu podium tersisa di peringkat kelima menjadi milik Agung Prio Apriliano dari Spartan Racing Team. The Kitty Boy ini menorehkan waktu 2 menit 05,287 detik yang unggul satu detik ketimbang Satria Nur Ismaya Putra dari Zerotwotwo Bandung, 2 menit 06,814 detik.