IDH Bike Park Jadi Saksi Perebut Poin

Redaksi - News

IDH Bike Park Jadi Saksi Perebut Poin
07 Nov 2016 19:27
867 Hits

Kudus - 7 November 2016,  Kejuaraan balap sepeda 76 Indonesian Downhill 2016 untuk seri terakhir akan segera digelar, hanya tinggal hitungan hari saja. Untuk seri terakhir yang masuk dalam kalender UCI, lintasan sepanjang 2.330 meter di lereng Gunung Muria - Kudus, Jawa Tengah akan siap menguji kemampuan seluruh pembalap pada akhir pekan 12-13 November 2016 ini.

 

 

Beragam persiapan telah dilakukan sejak jauh hari, mulai dari mencari jalur tepat menggunakan GPS hingga bantuan alat berat agar mempermudah pengerjaannya. Herry 'Lempenk' Susanto dengan bantuan Downhill Track Designer Gregorius Bima Bathara pun telah memastikan bahwa seluruh lintasan sangat layak menjadi saksi persaingan para pembalap di akhir musim ini.

 

Lintasan downhill ini yang pada awalnya disebut Track Ternadi karena sesuai dengan nama daerahnya, namun akhirnya diubah seiring perizinan hingga pengerjaannya yang dilakukan oleh pihak IDH dan dinamakan menjadi 'IDH Bike Park'. Selain multiple options for obstacles yang terdapat di sepanjang lintasan ini, salah satu fitur penting adalah penambahan jalur khusus untuk evakuasi, yang tujuannya untuk mempermudah panitia dalam mengatasi kendala saat pemindahan atau penyelamatan.

 

 

IDH Bike Park memiliki panjang 2.330 meter dengan elevasi mencapai 276 meter, hal ini tentu membuat karakter lintasan tergolong 'High Speed'. Sementara beragam obstacles seperti big gap jump, rock garden, roller coaster, cobra section dan trap section hingga multi drops. Kemampuan teknik yang baik tentu menjadi penunjang untuk meraih kemenangan tetapi stamina wajib dimiliki oleh seluruh pembalap.

 

"Manajemen stamina sangat penting agar tetap dapat berkonsentrasi hingga mencapai garis finish. Jadi seluruh pembalap harus dalam kondisi yang fit 100%," pungkas Herry Lempenk. 

 

Jadi "Nyali Aja Ga Cukup" untuk memperebutkan poin UCI dalam 76 Indonesian Downhill 2016 Kudus, Jawa Tengah.