Herry Lempenk Susanto, Dari Rider Jadi Track Builder IDH

Redaksi - Profiles

Herry Lempenk Susanto, Dari Rider Jadi Track Builder IDH
16 Dec 2016 16:58
1117 Hits

Yogyakarta, 16 Desember 2016. Nama Herry "Lempenk" Susanto sering kali disebut di kejuaraan balap sepeda downhill yang di selenggarakan IDH, bahkan sejak tahun 2013 hingga kini, 2016. Selain Parama Nugroho yang merupakan ketua  umum Indonesian Downhill, sosok "Lempenk" benar-benar tak bisa dikesampingkan dalam downhill race terbesar di Indonesia ini.

Betapa tidak, "Lempenk" memiliki tugas cukup besar yakni sebagai track builder dalam setiap gelaran balapan downhill yang dibuat oleh IDH. Job description sebagai track builder ini pun tak sesederhana yang kita bayangkan, ia adalah pria yang datang paling awal ke lokasi event dan pulang paling terakhir untuk memastikan segala sesuatu, khususnya berhubungan dengan penggarapan lintasan dan pernak pernik pendukung lainnya didalam acara IDH dijalankan sesuai dengan rencana, hingga semua selesai dengan sukses.

Kepada indonesiandownhill.com, "Lempenk" berbagi kisah awal mula ikut andil dalam event IDH. Ternyata awalnya, ia adalah salah satu downhill riders dari Elgato Team yang kala itu diasuh duet Parama Nugroho dan Gregorius Bima Bathara.



Sempat berlaga di Men Sport dan Master Expert, "Lempenk" harus mengakhiri karier downhill nya setelah mengalami cidera tulang selangka atau collar-bone pada 2010. Namun ternyata berkah lain justru datang pada "Lempenk" yang ternyata memiliki bakat sebagai track builder.

Pada 2013, "Lempenk" diberikan kepercayaan penuh membuat lintasan balapan sepeda downhill secara utuh di Waduk Sermo Kulon Progo. Pengalaman pelik dipetik "Lempenk" yang harus berdialog panjang dengan warga pemilik lahan di lintasan yang akhirnya di beri nama Kabisiwa IDH Track.

"Saat itu sulit sekali (untuk merancang dan membangun track) namun akhirnya bisa juga dan track tersebut menurut saya, sangat luar biasa, sampai sekarang masih jadi favorit saya selama di IDH. Setelah pekerjaan track-building di Sermo itulah saya mendapatkan kepercayaan IDH dan terus berjalan sampai saat ini," ungkapnya.

Pekerjaan 'babat alas' sampai sekarang menjadi hal wajib yang dilakukan "Lempenk" dan kawan-kawan untuk mewujudkan terciptanya kejuaraan bergengsi IDH. "Ya saya datang paling awal dan pulang paling akhir, saya dan tim ya survei, ya pemetaan, pembebasan lahan, eksekusi sampai akhirnya jadi track untuk IDH, luar biasa sekali rasanya bisa sejauh ini," imbuhnya.



"Suka-duka, pahit getir (dirasakan "Lempenk" dan kawan-kawan) saat membangun track untuk gelaran IDH empat tahun terakhir, salah satunya harus berpisah dengan keluarga untuk waktu yang cukup lama, hingga hujatan yang mungkin diberikan riders yang kesulitan menaklukkan track maut", ungkapnya dengan senyuman renyah khas Herry Lempenk Susanto.

Namun demikian, bagi "Lempenk" & Gang, kepuasan yang tak terhingga akan muncul saat gelaran event IDH rampung dengan sukses dan semua peserta merasa bahagia. "Tidak masalah jarang disorot kamera, tapi ketika event berjalan sukses ya itulah kamera besar untuk saya, melihat semua orang tersenyum," pungkasnya.

Nah, penasaran juga melihat kejutan downhill track seperti apa yang akan disajikan Lempenk di gelaran IDH tahun 2017 nanti. Tetap berlatih riders karena tampaknya "Lempenk" tak akan main-main membangun lintasan balap sepeda downhill untukmu.