FX Elneno, Gairah Juara Pendatang Baru, Dari Sepakbola Jatuh Cinta Downhill

Redaksi - Profiles

FX Elneno, Gairah Juara Pendatang Baru, Dari Sepakbola Jatuh Cinta Downhill
18 May 2018 12:08
511 Hits

Yogyakarta, 12 Mei 2018 - Pecinta downhill tanah air mungkin masih sedikit asing dengan nama pebalap muda FX Elneno Christian yang bermain di kelas Men Youth. Bahkan, tidak sedikit yang terkaget-kaget melihat pebalap tim Elgato Indonesia tersebut berhasil menjadi juara di Seri I 76 Indonesian Downhill 2018 Bukit Hijau Imogiri Bantul beberapa waktu lalu.

Neno, begitu pebalap muda tersebut sering disapa ternyata bukan muncul secara instan di dunia downhill. Pemuda Jogja ini pun menceritakan awal mula kecintaan pada dunia downhill pada indonesiandownhill.com.

Dari perbincangan santai, diketahui bahwa proses Neno menuju kelas Men Youth telah dimulai sejak dua tahun silam. Perkenalan pada dunia downhill yang tak disengaja nyatanya membuat adrenaline Neno terpacu untuk terus melaju kencang di atas sepeda gravity.

“Saya iseng ingin menjajal downhill sekitar tahun 2016 di Jogja, karena sebelumnya hanya sepedaan pakai hardtail. Setelah mencoba kok seru sekali, rasanya ingin semakin kencang dan akhirnya diseriusi downhillnya,” ungkapnya tersenyum.



Sebelum menekuni downhill, ternyata background Neno cukup menarik untuk diceritakan. Berawal dari dunia sepakbola yang mungkin digemari hampir setiap pemuda, Neno kemudian memutuskan untuk menekuni dunia downhill secara total.

“Dulu sudah ikut sekolah sepakbola di Jogja tapi setelah menjajal downhill langsung jatuh cinta dan diseriusi akhirnya. Dapat dukungan dari orangtua bahkan bapak tidak main sepeda lagi dan fokua suport, eh kemudian ketemu Pakde Tara dari Elgato Indonesia akhirnya dilatih dan diarahkan,” lanjut Neno.

Saat berbincang dengan indonesiandownhill.com, Neno juga menceritakan persiapan tak mudah yang dilewati untuk menjadi juara di Seri I Bukit Hijau Imogiri. Latihan fisik dan agility harus dilakukan terus-menerus bahkan hampir setiap hari di sela kegiatan sekolah.

“Saya fisik hampir setiap hari, ya cross country juga, latihan agility di sirkuit BMX juga ada sesi rutin dan latihan downhill sendiri pasti. Jadi memang terus bekerja keras biar performanya terjaga,” ungkapnya lagi.

Kini setelah menjadi juara di seri pertama, meski tak dibebani target apapun, Neno pun mengusung target pribadi untuk menjadi juara overall kelas Men Youth. “Mudah-mudahan bisa juara di empat sesi jadi dapat overall, saya harus bekerja keras,” sambungnya lagi. (FX)