Dominasi “Pumping Boy” Pahraz Akhirnya Dipatahkan Rider Thailand

Redaksi - News

Dominasi “Pumping Boy” Pahraz Akhirnya Dipatahkan Rider Thailand
25 Sep 2017 9:10
823 Hits

Semarang, 24 September 2017 - Harap-harap cemas, itulah kalimat yang paling tepat disematkan saat menyaksikan final run kelas Men Junior 76 Indonesian Downhill Seri 4 Umbul Sidomukti. Pasalnya, jiwa nasionalisme mulai terlibat saat menyaksikan penampilan apik rider Thailand, Boonyawat Pramote yang turun dua terakhir.

Keyakinan mulai dipupuk saat Agung Prio Apriliano dari Spartan Racing Team turun sebelum Boonyawat. Agung mampu mencatat waktu sangat baik 2 menit 08,237 detik yang dirasa tak mampu dikejar rider Thailand tersebut.

Tapi ternyata, Boonyawat mampu mengejar Agung bahkan sejak intermediet dengan 57 detiknya. Malahan, saat menjejakkan ban di finish line, semua mata dan mulut tertegun melihat angka 2 menit 03,979 detik yang diciptakan Boonyawat berselisih cukup jauh dari Agung.

Harap-harap cemas belum berhenti di situ saat Pahraz Salman memberikan harapan unggul sekitar satu detik dari Boonyawat di intermediet. Riding tipis-tipis mengandalkan pumping tetap menjadi andalan meski Pahraz terlihat seperti bermasalah pada gear.

Kekecewaan akhirnya benar-benar muncul di akhir race saat Pahraz hanya mampu mencatatkan waktu 2 menit 06,510 detik yang secara langsung menempatkannya di podium kedua di bawah rider Thailand tersebut. Dua rider andalan Men Junior selama ini harus puas berada di bawah pebalap tamu dari luar negeri.

Kemenangan rider Thailand tersebut sekaligus mematahkan dominasi Pahraz yang dalam seri-seri IDH sebelumnya selalu meraih juara di Kelas Men Junior. Namun, di sisi lain, hal tersebut bakal berdampak positif tentunya agar rider-rider kita semakin mantap berlatih.

Peringkat lima besar Men Junior :

1. Boonyawat Pramote dari Loose Riders Bali Bike Park Veetireco : 2 menit 03,979 detik.

2. Pahraz Salman Alparisi dari Patrol Mountain FJC Team : 2 menit 06,510 detik

3. Agung Prio Apriliano dari Spartan Racing Team : 2 menit 08,237 detik.

4. M Rizky Syahbani dari Privater Team : 2 menit 11,170 detik

5. Satria Nur Ismaya Putra dari Zero Two Two Bandung Syndicate : 2 menit 12,841 detik