76 IDH URBAN 2017 - Urban Night Race - Hutan Kota Trenggalek Jawa Timur 7 - 8 JUL

Redaksi - Event

76 IDH URBAN 2017 - Urban Night Race - Hutan Kota Trenggalek Jawa Timur  7 - 8 JUL
08 Jul 2017 10:00
1358 Hits

76 IDH URBAN 2017

Urban Night Race Hutan Kota Trenggalek - Jawa Timur 

7 - 8 Juli

 

KETENTUAN DAN REGULASI

1Jenis lomba: Individual Urban Downhill, Individual Time Trial. 

2Kategori peserta digolongkan berdasarkan umur yang dihitung selisih antara tahun event dikurangi tahun kelahiran, contoh: 2016 dikurangi tahun kelahiran 1997, maka umur peserta tersebut adalah 19 tahun. Dua kategori yang dilombakan di 76 IDH URBAN 2017 adalah:

2.1. Kategori Prestasi : WAJIB ber lisensi UCI yang dikeluarkan PB ISSI di tahun berjalan.

2.1.1. Men Elite: dari 1 Januari, 19 tahun kelahiran ke atas.

2.1.1.1. Peserta 76 Indonesian Downhill 2017 kelas Men Elite A dan Men Elite B masuk di kelas ini.

2.1.1.2. Pembalap yang pernah bertanding di kejuaraan yang mewakili Propinsi/Kota/Kabupaten akan dimasukkan dalam kelas ini.

2.1.1.3. Pembalap sepeda nomor selain DHI, yaitu BMX dan Cross Country yang memiliki kategori Men Elite maka akan di masukan kedalam kelas Men Elite. Pembalap tersebut, maksimal memiliki status Elite 2 tahun ke belakang.

2.1.1.4. Apabila ditemukan atlit sesuai pasal 2.1.1.3. yang mendaftarkan diri di kelas lain akan dipindahkan ke kelas ini. 

2.1.2. Men Junior: dari 1 Januari, 16 tahun kelahiran sampai dengan 31 Desember, 18 tahun kelahiran. Wajib menyerahkan Surat Ijin Orang Tua, Akte Kelahiran dan Menunjuk Wali selama perlombaan.

2.2. Kategori Hobby : Disarankan ber lisensi UCI yang dikeluarkan PB ISSI di tahun berjalan. 

2.2.1. Men Sport A: Dari 1 Januari, 19 tahun kelahiran sampai dengan 31 Desember, 24 tahun kelahiran.

2.2.2. Men Sport B: Dari 1 Januari, 25 tahun kelahiran sampai dengan 31 Desember, 29 tahun kelahiran.

2.2.3. Women Open: Dari 1 Januari, 16 tahun kelahiran ke atas, kelas ini terbuka buat semua pemula dan Women Elite.

2.2.4. Master Expert Open: dari 1 Januari, 30 tahun keatas sampai dengan 31 Desember, 49 tahun kelahiran.

Semua peserta 76 Indonesian Downhill 2017 kelas Master Expert A dan Master Expert B masuk di kelas ini.

2.2.5. Master A: mulai dari 1 Januari, 30 tahun kelahiran sampai dengan 31 Desember, 34 tahun kelahiran.

2.2.6. Master B: mulai dari 1 Januari, 35 tahun kelahiran sampai dengan 31 Desember, 39 tahun kelahiran.

2.2.7. Master C: mulai dari 40 tahun kelahiran sampai dengan 31 Desember, 44 tahun kelahiran.

2.2.8. Master D: mulai dari 1 Januari, 45 tahun keatas

2.2.9. Men Sport Hardtail: 19 tahun – 29 tahun, hanya sepeda jenis hardtail dan semua peserta 76 Indonesian Downhill 2017 kelas Men Sport A dan Men Sport B yang di ijinkan di kelas ini.

3. Pakaian dan Perlengkapan Keselamatan

3.1. Pakaian ketat berbahan dasar elasted-Lycra tidak diperkenankan. Celana/Jaket/Kemeja berbahan Denim/Jeans tidak diperkenankan.

3.2. Helm wajib full-face dan wajib berstandar SNI/CPSC/DOT/JIS/NJIS.

3.3. Peserta kelas prestasi dan hobby wajib untuk memakai alat keselamatan, yaitu pelindung lutut (knee-protector), celana tidak ketat, sarung tangan (full-finger glove), baju berlengan panjang/baju lengan pendek dengan pelindung siku (elbow protector).

3.4. Peserta kelas Master, Youth dan Women Open wajib menggunakan pelindung tubuh (chest protector). Pelindung leher (neck brace) disarankan digunakan. Pelanggaran aturan ini, mendapat sanksi dilarang Start latihan, Seeding Run dan Final Run.

4. Prosedur Latihan

4.1. Sesi latihan resmi sebelum Seeding Run di hari Sabtu.

4.2. Peserta wajib mengikuti 2 kali sesi latihan resmi dengan sangsi diskualifikasi (DSQ). Start Commissaire dan Finish Judge mencatat keberangkatan dan kedatangan pembalap. 

4.3. Start Commissaire memastikan prosedur ini ditaati.

4.4. Start pada saat latihan resmi harus dari posisi Start resmi, sangsi diskualifikasi (DSQ), apabila melakukan latihan tidak dari posisi Start.

4.5. Nomor Start harus terpasang dengan baik di stang sepeda, sehingga nomor cukup jelas kelihatan. Modifikasi atas nomor frame, dikenakan sanksi denda Rp 100.000,-. Modifikasi yang dimaksud adalah merubah bentuk plate number, melubangi pada angka/nomor peserta, menempelkan sponsor lain di plate number, menambah bentuk nomor, mewarnai warna dasar plate number.

4.6. Nomor badan, dipasang di bagian belakang bawah sekitar pinggul. Yang tidak menggunakan nomor badan, tidak diijinkan berlatih, Seeding maupun Final Run.

5. Prosedur Perlombaan

5.1. Keamanan: Lintasan hanya boleh dilalui selama lomba dan latihan resmi, yang bukan peserta perlombaan dilarang mempergunakan selama kegiatan perlombaan.

5.2. Pembatalan: Dalam keadaan cuaca sangat buruk, atau bencana alam, atau gangguan teknis lain, Chief Commissaire berhak membatalkan perlombaan setelah berkonsultasi dengan panitia perlombaan dan Race Director.

5.3. Sebelum latihan resmi, Tehnical Delegate/Chief Commissaire harus menginspeksi lintasan memastikan peranti dan personal keselamatan berada di posisinya dan layak keselamatan. Laporan diberikan oleh Chief Commissaire kepada Race Director.

5.4. Technical meeting wajib dihadiri Commissaire PanelTechnical DelegateTiming System, Event Organiser dan para peserta/tim manajer.

5.5. Start List diumumkan/dibagikan sebelum Start dimulai.

5.6. Waiting Zone (Call Up Area) disiapkan dekat dengan Start dengan area yang cukup lapang . Penonton dilarang berada di area ini, kecuali 1 tim official, juri, fotografer terdaftar.

5.7. Start Commissaire menjadi satu satunya pemberi aba aba Start. Aba-aba Start adalah : 5 4 3 2 1 GO!

5.8. Hasil lomba merupakan hasil keputusan Commissaire Panel dengan Timing System dan Race Director, keputusan ini bersifat Finale.

5.9. Hasil resmi akan di publikasi setelah di tandatangani oleh Finish Commissaire.

5.10. Semua pembalap wajib menjaga sportifitas dan wajib memberi jalan tanpa gangguan bagi pembalap yang lebih cepat di belakangnya. Marshalls akan memberi tanda. Backmarker yang tidak mengindahkan, sangsinya diskualifikasi (DSQ).

5.11. Apabila pembalap keluar dari lintasan apapun alasannya harus kembali ke titik awal di keluar lintasan untuk melanjutkan, sangsinya diskualifikasi (DSQ).

5.12. Semua peserta wajib menghargai dan menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan lomba.

5.13. Pembalap diijinkan menggunakan kamera POV, yang hanya ditempatkan di helm.

6. Peralatan Sepeda

6.1. Sepeda yang digunakan dalam kompetisi ini harus memenuhi keamanan, dan juga melengkapi fungsi yang menjadi standar kompetisi, yaitu: rem hidrolik, system percepatan gigi. Setiap sepeda sebaiknya dilengkapi dengan shifter mekanik dengan real derailleur, mekanisme percepatan 1x1 diijinkan selama memenuhi faktor keselamatan.

6.2. Sepeda yang diperkenankan adalah type XC, AM, FR dan DH, minimal sesuai spesifikasi standar pabrik. Sepeda yang digunakan harus melalui pemeriksaan teknis sebelum latihan resmi, ditandai oleh panitia “telah diperiksa/ scrutinized”. Sepeda yang tidak memiliki tanda ini, tidak dapat digunakan untuk latihan resmi, Seeding Run dan Final RunPergantian Sepeda dapat dilakukan sebelum Seeding Run, setelah Seeding Run, tidak diperkenankan mengganti sepeda atau frame. Commissaire di Start Area akan melakukan scrutineering.

6.3. Sepeda menggunakan handle bar maximum 81 cm. Handlebar wajib dilengkap penutup lubang grip/bar-end.

6.4. Lingkar roda yang diperbolehkan adalah 26 sampai dengan 29 inchFat bike dengan lingkar 26, 27,7 dan 29 inches di ijinkanFat bike dengan suspensi depan belakang, mengikuti kelas sesuai umur. Fat bike hardtail hanya boleh mengikuti kelas hardtail.

6.5. Penerangan (headlights) tambahan diijinkan dipasang di sepeda atau helm, selama terpasang dengan kuat dan dipastikan tidak menganggu pergerakan pembalap.

7. Penalti dan Sanksi

7.1. Penalti 10 detik untuk setiap 1 detik Jump Start, berlaku kelipatannya.

7.2. Jump Start diberlakukan apabila sepeda sudah melewati sensor Start sebelum aba aba diberikan oleh Start Commissaire (GO!! setelah count down 5 detik).

7.3. Sanksi pemecatan/diskualifikasi (DSQ) diberikan apabila melakukan hal yang termuat dalam butir 4.b., 4.c., 5 .h. 5.i, 6.b

7.4. Serta dengan sengaja atau terbukti melakukan doping.

8. Protes

8.1. Hak protes diberikan hanya kepada pembalap atau team manajernya yang mengikuti technical meeting, ditandai dengan presensi saat technical meeting.

8.2. Bentuk protes hanya berupa kerugian yang diterima oleh pembalap atas kesalahan pembalap lain, bukan karena kejadian alam, operasional lomba, atau kejadian luar biasa.

8.3. Protes harus tertulis dan diserahkan maksimal 5 menit setelah lomba per kategori selesai dan diserahkan kepada Race Director dengan jaminan sebesar Rp 500.000,- 

8.4. Jaminan dikembalikan apabila protes diterima.

9. Susunan Perlombaan

9.1. DAY RACE Time Format 

9.1.1 Pendaftaran dan pembayaran terakhir Kamis 12.00 untuk semua kelas, secara online.

9.1.2 Pengambilan nomor Sabtu dimulai 07.00 – 09.00 oleh team manajer/wakil pembalap di sektretariat panitia

dengan membawa bukti transfer.

9.1.3 Tidak ada pendaftaran on-site.

9.1.4 Technical meeting dimulai  09.00 - 09.30

9.1.5 Latihan Resmi Sabtu dimulai pukul 09.30 - 11.30

9.1.6 Seeding Run dimulai 12.30 – 17.00

9.1.7 Latihan bebas Minggu dimulai pukul 08.00 – 09.00

9.1.8 Final Run dimulai 09.00 – 15.00

9.1.9 Pembagian hadiah paling lambat 1 jam setelah lomba selesai

9.1.10 Urutan lomba sewaktu-waktu bisa berubah sesuai kondisi saat perlombaan.

9. Susunan Perlombaan

9.1. DAY RACE Time Format 

9.1.1 Pendaftaran dan pembayaran terakhir Kamis 12.00 untuk semua kelas, secara online.

9.1.2 Pengambilan nomor Sabtu dimulai 07.00 – 09.00 oleh team manajer/wakil pembalap di sektretariat panitia

dengan membawa bukti transfer.

9.1.3 Tidak ada pendaftaran on-site.

9.1.4 Technical meeting dimulai  09.00 - 09.30

9.1.5 Latihan Resmi Sabtu dimulai pukul 09.30 - 11.30

9.1.6 Seeding Run dimulai 12.30 – 17.00

9.1.7 Latihan bebas Minggu dimulai pukul 08.00 – 09.00

9.1.8 Final Run dimulai 09.00 – 15.00

9.1.9 Pembagian hadiah paling lambat 1 jam setelah lomba selesai

9.1.10 Urutan lomba sewaktu-waktu bisa berubah sesuai kondisi saat perlombaan.

NIGHT RACE Time-Format

a) Pendaftaran hanya dilakukan secara online dan terakhir hari SELASA pukul 12:00 untuk semua kelas.

b) Pengambilan nomer start (BIB) hari Jumat, dimulai pukul 07:00 – selesai, oleh pembalap atau Team Manager atau perwakilan pembalap.

c) Apabila melewati batas waktu pendaftaran tersebut, akan dikenakan biaya penalti pendaftaran sebesar 150% atau Rp 450.000.

d) Tidak ada pendaftaran pada hari Jumat.

e) Technical Meeting dimulai pukul 16:00 – 17:00.

f) Latihan Resmi atau Official Practice dimulai hari Jumat, pukul 11:00 – 16:00.

g) Seeding Run dimulai pukul 17:00 – selesai.

h) Latihan Bebas atau Free Practice pada hari Sabtu pukul 08:00 – 09:00.

i) Final Run dimulai pukul 15:30 – selesai.

j) Jenis hadiah, jumlah untuk setiap perlombaan diumumkan sebelum perlombaan dimulai.

k) Pembagian hadiah selambat-lambatnya 1 jam setelah lomba usai.

l) Urutan lomba dapat berubah sewaktu-waktu disesuaikan dengan kondisi pada saat perlombaan.

10). Ketentuan Lomba

Pembalap yang tidak berhak mengikuti Final Run, apabila:

a) DNQ – Did Not Qualify atau tidak lolos limit waktu atau jumlah peserta yang ditentukan atau persyaratan perlombaan.

b) DND – Did Not Start atau tidak melakukan Start.

c) DNF – Did Not Finish atau tidak sampai ke garis Finish.

d) DSQ – Disqualified atau di diskualifikasi.

Bila pembalap melakukan Start pada Seeding Run, namun mengalami masalah dan tidak dapat Finish, maka masih diperbolehkan untuk mengikuti Final Run di urutan pertama.

 KEMBALI KE ATAS